JualanPropolis.com

 

 home | contact us | join now

 

 

 

PROpolis Mampu Membantu Proses Penyembuhan Berbagai Penyakit

 

 

Simak informasi dibawah ini dengan cermat dan anda akan menyadari begitu pentingnya perencanaan keuangan

 

Keajaiban Lebah
Manfaat Lebah
Terapi Lebah
Asal-usul

Apa itu Propolis?

Cara Mengkonsumsi

Fungsi Propolis

Tanya Jawab Propolis

Menu Utama

 Home

 Tentang Produk

 Efek Penggunaan Propolis

 Sistem Pemasaran

 Profil Perusahaan

 Kesaksian

 Cara Bergabung

 D A F T A R

 Contoh Bonus

 Kontak & Bantuan 

 Member Area

 H O T News !

Sponsor Anda

 Nama : Tedy Suripto  
 Kota : Tangerang/Bandung  
 Telp : 081802190005

Kontak Kami

Jalan Babakan Dese No 34

RT 02/06 Kiaracondong

Bandung 40272

Indonesia

0227219820

081802190005

Tedy Suripto

081802190005

Tedy Suripto

Melani

08180210006

Melani

Leader Online

 

ASAHAN - SUMUT

H. Syakban

081396987048

0623533262

 

SURABAYA

Gatoet Waskito

03170450676

Gatoet Waskito

 

BANDUNG

Rohman

081802221202

Rohman

 

MAKASAR

Nawir

081342446685

Nawir

 

SINGKAWANG

Asep Kamal

081352629234

Asep Kamal

 

B A L I

Ketut Arixs Liani

08563706775

Asep Kamal

 

KALIMANTAN TIMUR

Muhamad Noor

081346202357

Mohammad Noor

 

DEPOK

Luhut Siahaan

0811824524

Luhut

 

MALANG

Rarasmoko

081555601575

Rarasmoko

 

BOGOR

Anggarwaningsih

085694441175

Anggarwaningsih

 

TANGERANG

JAMRONI

081314522776

Jamroni

 

MANADO

RINTHO LISARIB

081342110440

 

BULUKUMBA SULSEL

ASBAR

Jamroni

085242809607

0411 5484740

 

 

 

Ingin Jadi Agen di Kota Anda

Hubungi Saya 081802190005

 

Data Rekening

Data Rekening

undefined

 

NO REK 2800517110
NAMA TEDY SURIPTO
CABANG KIARACONDONG
KOTA BANDUNG

 


 

NO REK 1300005203073
NAMA TEDY SURIPTO
CABANG KIARACONDONG
KOTA BANDUNG

 

Berita Terbaru

Bonus WEBSITE Pribadi

23 Mei 2008

Promo Hebat... Untuk Member yang Join 7 Paket lansung akan saya berikan sebuah website pribadi buat anda seperti website www.jualanpropolis.com (nawa web terserah anda semua) dan akan saya pasangkan iklan di www.produkbagus.com dan www.iklanasia.com


BONUS 8 Juta Sehari

23 Mei 2008

Hari Ini saya benar2 terkesima melihat bonus upline saya yang 8 Juta sehari... kapan ya kira2 Saya Baru 2 - 6 jutaan sebulan... moga2 cepet nyusul....


OPP Di MTC Soekarno Hatta

23 Mei 2008

Hari INI akan ada acara OPP Melia DI MTC Soekarno Hatta di Kampung parahyangan.. SNAK.>> DOOR PRICE semua FREE


arsip berita klik disini

10 MEMBER Terakhir

Home

aniyartin ompoeo

salatiga

 

basrani

banjarmasin

 

JONPITER BANJARNAHOR

Tangerang

 

Bayu Isman

bandung

 

rachnad pamudji

palembang

 

Verra Sumerah

Manado

 

BUDI PRAS

MALANG

 

noor kholis

tenggarong

 

ari gunawan

Bandung

 

sunarko

Depok

 

Abdul Salam

Samarinda

 

slamet

Jakarta Utara

 

H.Dtm Syakban

Tg.Balai-Asahan-Sumut

 

Rakhma Destrian Adi Mahardika

Malang

 

Asep Sugiri

Solo

 

 

STATISTIK WEBSITE

   AKTIF
:
39
    FREE
:
80
TOTAL
:
119
HIT : 74531

 

 

 

 

 

 

BISNIS multi level marketing (MLM) begitu marak di tengah masyarakat.


 

Karena menawarkan berbagai reward dan income yang lebih tinggi daripada bisnis konvensional, bisnis MLM hadir dengan wajah menggiurkan.

Bagaimana realitasnya?

Ide network marketing pada mulanya muncul di Amerika sekira tahun 1930-an. Pada saat itu terjadi resesi, sehingga pabrik-pabrik hanya mampu memproduksi barang, namun tidak mampu mendistribusikan dan mempromosikannya. Ide “konsumen sekaligus distributor dan promotor” akhirnya muncul. Sejatinya, MLM adalah sebuah metode pemasaran yang menerapkan efisiensi, karena biaya distribusi dan promosi dipotong. Katanya, banyak nilai plus dalam bisnis ini. Modal tidak terlalu besar, jika dibandingkan dengan hasil yang akan didapat jika pandai membangun jaringan. Nantinya akan disebut dengan istilah “uang yang bekerja untuk kita”. MLM menjanjikan kebebasan waktu, keringanan tanggung jawab, dengan modal, keahlian dan tingkat pendidikan yang relatif minim. Benarkah sedahsyat itu?

“Secara konsep, MLM itu sebenarnya bagus, karena hukum ekonomi ‘dengan modal kecil, dapat memperoleh keuntungan seoptimal mungkin’ bisa terwujud,” ujar Bambang Jasnanto, pengusaha dan dosen UPI, dalam seminar kewirausahaan dan pengembangan diri dengan Neuro Linguistic Program (NLP) bertajuk “Menggugat MLM Secara Ilmiah dan Objektif Serta Studi Analisis Kelayakan Suatu Bisnis”, yang diselenggarakan oleh BEM Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi (Himajupe) UPI bekerja sama dengan Life Control, Minggu (8/1) di Auditorium PKM UPI, Bandung. Namun, menurut Bambang, cukup banyak realitas yang dijumpai di dunia bisnis MLM, yang layak untuk digugat. Sangat kecil masyarakat yang sukses, sedangkan sisanya kebanyakan “trauma”. “Tak heran, MLM punya singkatan lain yaitu ‘menipu lewat menjual’ atau ‘masuk langsung mati’,” kata Bambang, yang disambut tawa peserta seminar.

Banyak perusahaan MLM yang menggembar-gemborkan kehebatan perusahaan, yang tidak lebih dari brainwashing. “Yang memengaruhi bonus itu marketing plan, bukan besar kecil perusahaan,” tukas Bambang. Justru di marketing plan ini, para member baru kerap belum paham benar. Pada umumnya, perusahaan MLM berasal dari luar Indonesia. Oleh karena itu marketing plan-nya kurang cocok untuk karakteristik orang Indonesia. MLM umumnya dikonsep sebagai “pola investasi” untuk masyarakat ekonomi maju, di mana warga negara yang menganggur saja mendapat dana sosial. Sedangkan orang Indonesia yang mengikuti MLM, kebanyakan bertujuan sebagai “solusi finansial” yang ingin cepat dapat hasil. “Terkadang sampai utang sana-sini untuk modal awal,” ujar Bambang.

Marketing plan yang rumit serta iming-iming berupa peringkat dan reward yang menggiurkan seperti, mobil mewah, rumah mewah, dsb., kerap membungkus jumlah bonus yang sesungguhnya didapat oleh member. Banyak biaya harus keluar untuk operasional atau atas nama persyaratan, yang sebenarnya tidak realistis. Misalnya, harus tutup poin/belanja ulang tiap bulan. Jika tidak, maka bonus tidak keluar. “Member kerja dan keluar uang, sedangkan perusahaan dapat untung. Fair tidak tuh?” ungkap Bambang, yang direspons gelengan kepala para peserta.

MLM???



Reward pada hakikatnya adalah hasil keringat member sendiri yang pemberiannya ditunda. Bukan “hadiah cuma-cuma” dari perusahaan. Hal ini yang patut diwaspadai, karena seringnya merugikan member, sedangkan perusahaan untung besar. Ketika ujung-ujungnya, member tidak berhasil mendapat reward karena berbagai alasan, misalnya kelelahan atau jaringan rontok, maka ketidakberhasilan tersebut biasanya dialamatkan pada “tidak fokus” atau “kurang kerja keras”. “Padahal, itu karena perusahaan yang tidak fair. Masyarakat selama ini memperebutkan kembang gula padahal isinya racun,” tandas Bambang.

Sekarang pertanyaannya, adakah MLM yang antara harapan dan realitas cukup mendekati? Bambang merekomendasikan 4 pertanyaan, semisal ;
“berapa dibayar?”,

“kapan dibayar?”,
“bagaimana dibayar?”,
“seberapa transparan perusahaan?”,
yang harus dianalisis oleh peminat MLM untuk mengetahui probabilitas keberhasilan.

“Jika ingin ikut MLM, ikutlah secara cerdas dengan menganalisis dahulu. Semakin besar bonus, cepat dibayar, tidak rumit, dan tidak ada syarat apa pun kecuali kerja, MLM tersebut masih layak dikerjakan,” tegasnya.

Selain membahas tentang MLM, dalam seminar tersebut juga dibahas mengenai cara meraih kesuksesan lewat metode yang populer di dunia yaitu Neuro Linguistic Program (NLP). Menurut Anthony Robbins dalam bukunya Unlimited Power, NLP adalah studi mengenai bahasa, baik verbal maupun non-verbal yang memengaruhi sistem saraf, yang memungkinkan orang “memprogram kembali” diri mereka agar dapat mengganti pola perilaku yang jelek, dengan pola yang lebih berguna.

“Kebanyakan orang besar yang ada di dunia ini, punya keinginan dan keyakinan diri yang besar. Kalau terhadap diri sendiri, kita sudah menganggap tidak mampu melakukan sesuatu, sampai kapan pun tidak akan mampu,” papar Yudho Purwoko, pengusaha dan trainer NLP, dalam seminar tersebut. Selain itu, Yudho juga menjelaskan tentang keterkaitan antara emosi dan gerakan tubuh, yang dikenal dalam istilah emotion create motion atau motion create emotion. “Emosi yang negatif akan menciptakan racun secara otomatis. Sedangkan keriangan akan menumbuhkan antibodi yang membuat badan menjadi sehat,” kata Yudho.
*** * Dewi Irma Sumber: Harian Pikiran Rakyat

 

 

 

 

 

 

 

Mau Bikin Website Seperti ini?

Hubungi MelaniCyber.com

 

Copyright © 2006 JUALANPROPOLIS.COM. ALL RIGHTS RESERVED.

Best view with IE 6 and above with resolution 1024x768