|
Melia Propolis (Propolis yang
distribusikan oleh PT Melia Nature Indonesia) mempunyai reaksi
dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi / efek propolis untuk
penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit.
Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada
tubuh, misalnya:
-
Mual dan diare:
proses penyembuhan gangguan pencernaan
-
Pusing-pusing:
proses penyembuhan pencernaan dan gangguan pada kepala
-
Demam: proses
pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh
teralu banyak virus dan bakteri.
-
Gatal-gatal: proses
pembuangan racun lewat kulit tubuh
-
Mengantuk: proses
penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh
-
Batuk dan bersin-bersin:
proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi
paru-paru
-
Bèsèr: proses
pembuangan racun lewat air seni
-
Kejang-kejang:
proses penyembuhan peradangan ginjal
-
Nyeri Sendi: proses
penyembuhan rheumatik
-
Berkeringat: proses
pembuangan racun lewat kulit
-
Pegal-pegal: proses
pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah
Reaksi dan kecepatan reaksi
setiap orang berbeda.
Penyembuhan. Fungsi
propolis sebagai penyembuh dan pencegah berbagai penyakit adalah
sebagai berikut:
-
Anti virus, anti bakteri dan
anti jamur: flu, demam berdarah, polio, diare, thypus,
keputihan, eksim, panu, kadas, kurap, dan berbagai penyakit yang
disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur.
-
Anti peradangan:
maag, radang usus, radang tenggorokan, pegal-pegal, rheumatik,
gangguan ginjal, wasir, sakit gigi dan lain-lain peradangan dan
luka.
-
Anti Alergi: asthma
dan berbagai penyakit alergi lainnya.
-
Anti Kanker: kanker,
tumor, keloid, kista, mium dan lain-lain penyakit akibat gangguan
sel.
-
Penyakit yang disebabkan
oleh penyumbatan pembuluh darah dan sistem kelenjar: asam urat,
kolesterol, trigliserin, diabetes, stroke, jantung,
ginjal dan lain-lain penyakit terkait dengan sistem pembuluh dan
kelenjar.
Cara Mengonsumsi Melia Propolis:
-
Diminum: teteskan ke 1/4 gelas air
putih, seduh dengan pengaduk non-logam dan minum (sangat cocok
dicampur sesendok makan madu); dosis: untuk orang
sehat 3-5 tetes 2-5 kali sehari, untuk penderita sakit 5-7 tetes
4-5 kali sehari
-
Penyembuhan luar: oleskan secara
merata pada bisul, jerawat, bagian tubuh yang luka atau mengalami
infeksi
-
Dicampur (dikonsumsi) bersama dengan
obat-obat lainnya
Dosis di atas tidak mengikat,
tergantung kebutuhan. |